StockReview.id – PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) bersiap melakukan aksi korporasi melalui right issue dengan menerbitkan sebanyak 1 miliar lembar saham baru. Rencana tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 31 Maret 2026.
Persetujuan ini didukung oleh pemegang saham yang mewakili 60,03% dari total saham dengan hak suara sah. Saham baru yang akan diterbitkan memiliki nilai nominal Rp100 per lembar.
Aksi korporasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan regulator, yakni POJK 32/2015 yang telah diperbarui melalui POJK 14/2019. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan perjanjian kredit antara perseroan dengan PT Sarana Steel.
Dalam kesepakatan tersebut, total piutang PT Sarana Steel kepada BAJA ditetapkan sebesar Rp445,33 miliar, yang terdiri dari utang pokok Rp317,56 miliar dan bunga Rp127,76 miliar. Nilai tersebut dihitung berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Desember 2023.
Manajemen menyatakan bahwa right issue ini merupakan bagian dari strategi untuk memperbaiki struktur permodalan dan menyelesaikan kewajiban keuangan perseroan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kondisi keuangan serta mendukung keberlanjutan bisnis ke depan.
Di pasar saham, kinerja BAJA masih berada dalam tekanan. Pada perdagangan terakhir, saham BAJA ditutup turun 2,68% ke level Rp145 dan telah melemah sekitar 12,12% sejak awal tahun 2026.
Dengan aksi right issue ini, investor akan mencermati langkah lanjutan perseroan dalam memperbaiki kinerja dan meningkatkan nilai perusahaan.












