Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas mencatatkan peningkatan laba bersih dan pertumbuhan penjualan yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2024.

Laba bersih perusahaan untuk kuartal pertama 2024 mencapai Rp6,6 miliar, menandai peningkatan yang mengesankan sebesar 62% dari laba bersih kuartal pertama tahun sebelumnya sebesar Rp4,1 miliar.

Penjualan bersih perusahaan juga mengalami peningkatan yang substansial, tumbuh sebesar 22% sehingga mencapai total Rp135,5 miliar, dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, yang mencatat penjualan bersih sebesar Rp111,4 miliar.

Pertumbuhan penjualan BELL tercapai berkat kinerja yang kuat dari segmen manufaktur dan ritel, masing-masing berkontribusi sebesar Rp74,8 miliar dan Rp47,3 miliar.

Kedua segmen tersebut mengalami pertumbuhan yang signifikan, dimana segmen manufaktur meningkat sebesar 32% YoY dan segmen ritel sebesar 39% YoY.

Penjualan BELL didominasi oleh pasar lokal, dengan 95% penjualan berasal dari pasar domestik dan sisanya 5% dari ekspor. Penjualan kain dan pakaian perusahaan, yang diproduksi dengan bahan baku berkualitas tinggi dari pemasok bersertifikasi Oeko-tex, telah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan ini.

Kemampuan BELL untuk memproduksi pesanan khusus secara fleksibel dan menawarkan fiturfitur khusus pada kainnya juga telah berkontribusi pada kinerjanya yang kuat.

“Kami sangat senang dengan penjualan domestik kami yang kuat untuk Q1 2024,”Ujar Karsongno Wongso Djaja, Presiden Direktur BELL dalam siaran pers (20/5).

“Kinerja ini merupakan bukti nyata bahwa strategi yang kami terapkan untuk pasar lokal berhasil”.

Selain keberhasilan manufakturnya, BELL juga berhasil mengoptimalkan Point of Sales (POS) dan memaksimalkan penggunaan toko digital. Pada akhir tahun 2023, BELL telah mendirikan 133 gerai JOBB dan 46 gerai Jack Nicklaus di berbagai daerah di Indonesia.

Menatap sisa tahun 2024, BELL menargetkan untuk meningkatkan pendapatan dan laba bersih sebesar 15%.

Perseroan berencana untuk mencapai hal tersebut dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki melalui beberapa inisiatif strategis, termasuk menyediakan rantai pasokan yang terintegrasi dengan mengoptimalkan jaringan distribusi, terus mengembangkan momentum penjualan secara online, dan mengembangkan produk JOBB dan Jack Nicklaus.