Finansial

BTN Akan Tambah 6.500 Merchant QRIS

×

BTN Akan Tambah 6.500 Merchant QRIS

Sebarkan artikel ini

StockReview.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membidik 6.500 merchant QRIS baru hingga akhir tahun 2023. Bank BTN optimistis dapat mencapai target tersebut mengingat saat ini QRIS menjadi salah satu media pembayaran yang sedang naik trennya.

“Saat ini QRIS sedang naik trend-nya baik untuk jumlah transaksi dan sales volume transaksinya. Dengan penambahan ini nantinya total merchant yang bergabung dalam QRIS BTN akan mencapai kurang lebih 55.000 merchant di 2023, atau meningkat sekitar 25%(YoY),” kata Direktur Operasi, Teknologi Informasi (TI) dan Digital Banking PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Andi Nirwoto.

Bank BTN telah menggandeng lebih dari 48.000 merchant yang sudah tergabung dengan QRIS BTN. Baik untuk merchant skala mikro sampai dengan skala besar, serta cakupan lokal sampai nasional yang tersebar di wilayah Indonesia.

Andi menyebut, jumlah merchant QRIS BTN tumbuh 24% (YoY), dan diyakini akan semakin tinggi dibeberapa tahun ke depan Sejalan dengan target penambahan merchant QRIS, Bank BTN di tahun 2023 juga optimistis mampu mencapai lebih dari 2 juta transaksi dari pembayaran/pembelian QRIS.

BTN sudah mempersiapkan berbagai program promo untuk mendorong target tersebut agar tercapai. Andi mengatakan Bank BTN akan memberikan special program bagi merchant agar mau bergabung dengan QRIS. Bagi merchant yang berpotensi untuk tumbuh usahanya, BTN akan mendukung dengan pembiayaan UMKM atau KUR agar usaha mereka bisa bertumbuh maksimal

Tercatat sampai dengan bulan April 2023, transaksi QRIS BTN mencapai lebih dari 900.000 transaksi atau naik 500%(YoY). Seiring dengan naiknya jumlah transaksi, sales volume juga naik di kisaran 600% (YoY) dengan perolehan sales volume sampai dengan April 2023 lebih dari Rp 100 miliar.

Di era sekarang meski transaksi digital perbankan makin banyak digunakan oleh masyarakat, ternyata transaksi melalui mesin ATM (anjungan tunai mandiri) di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) masih mencatatkan pertumbuhan. SEVP Digital Business BTN Thomas Wahyudi menjelaskan bahwa hingga akhir semester-I 2025, jumlah transaksi melalui mesin ATM BTN tumbuh lebih dari 6% dibandingkan tahun lalu (year-on-year/YoY), dengan total volume transaksi mencapai lebih dari Rp 31,3 triliun. “Hingga semester-I 2025, layanan ATM BTN masih menjadi pilihan bagi banyak nasabah untuk bertransaksi. Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital, penggunaan kartu ATM justru menunjukkan tren positif,” kata Thomas saat dihubungi Kontan, Jumat (15/8/2025). Baca Juga: Prabowo: Pendidikan Jadi Senjata Utama Perangi Kemiskinan Thomas kemudian bilang capaian ini menegaskan bahwa meski masyarakat sudah beralih ke transaksi digital mobile, layanan ATM mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran, masih memegang peran penting dalam keseharian nasabah BTN. Pada tahun 2025, BTN mengoperasikan lebih dari 2.000 unit mesin ATM dan CRM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kata Thomas, penyebaran unit ATM ini menjadi bagian dari komitmen BTN untuk menghadirkan akses layanan perbankan yang merata bagi seluruh nasabah. “Selain itu, jaringan tersebut juga terhubung dengan ATM Himbara yang jumlahnya mencapai lebih dari 46.000 unit di seluruh Indonesia. Integrasi ini memudahkan nasabah BTN untuk melakukan berbagai transaksi tanpa harus terpaku pada lokasi ATM BTN saja,” tambahnya. Menurutnya, seiring dengan peningkatan transaksi digital yang makin terbiasa digunakan oleh masyarakat, peran mesin ATM di masa depan akan terus beradaptasi. Meskipun begitu, keberadaan ATM tetap memiliki fungsi yang penting terutama untuk melayani kebutuhan transaksi tunai di berbagai wilayah yang belum sepenuhnya tergantikan oleh layanan digital mobile Guna memastikan maintenance mesin-mesin ATM di berbagai wilayah, saat ini BTN tengah melakukan peremajaan dengan migrasi bertahap ke mesin CRM yang menggabungkan fungsi tarik tunai dan setor tunai dalam satu perangkat sehingga meningkatkan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. “Kami juga sedang menjajaki kerja sama pengelolaan ATM dengan Jalin dan Himbara, sehingga keberadaan ATM Himbara akan jauh lebih optimal dan menjangkau lokasi terjauh di masyarakat,” pungkasnya.
Finansial

StockReview.id – Di tengah maraknya penggunaan layanan digital banking, transaksi melalui mesin ATM PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk…