StockReview.id – Di tengah penurunan Bitcoin (BTC), altcoin teratas seperti Ethereum (ETH), token AI dan memecoin menjadi perhatian investor dan trader. Banyak yang mengambil keuntungan dari kenaikan altcoin pekan ini.

Popularitas Ethereum melonjak setelah dua peristiwa besar: Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menutup penyelidikan khusus terkait Ethereum, dan Pantera Capital mengumumkan rencana untuk menginvestasikan US$100 juta di spot ETH ETF.

SEC memberi tahu ConsenSys bahwa mereka akan menutup penyelidikannya terhadap Ethereum 2.0, memastikan tidak ada tuntutan yang akan diajukan bahwa penjualan ETH adalah transaksi sekuritas. Ini memberikan kelegaan besar bagi komunitas Ethereum.

“Penutupan investigasi Ethereum adalah langkah penting, tetapi masih banyak pengembang blockchain, penyedia teknologi, dan pelaku industri yang harus menghadapi rezim penegakan kripto SEC yang agresif dan sering kali melanggar hukum,” ujar ConsenSys.

Di sisi lain, Pantera Capital berencana untuk menginvestasikan US$100 juta di ETF Ethereum spot milik Bitwise, yang diungkapkan oleh James Seyffart dari Bloomberg. Langkah ini diharapkan dapat mendukung dan meningkatkan likuiditas Ethereum.

Selain Ethereum, token DJT bertema Trump juga menarik perhatian besar. Ada spekulasi bahwa mantan Presiden AS, Donald Trump, akan meluncurkan aset tersebut, dengan putranya yang berusia 18 tahun, Barron Trump, yang memimpin proyek tersebut. Baru-baru ini, Martin Shkreli, mantan narapidana yang terkenal karena penipuan keuangan, mengumumkan keterlibatannya dalam pembuatan koin meme ini.

Aset kripto lain yang sedang naik daun termasuk GCR, ENS, PENDLE, XLM, WAMPL, ARKM, FET, dan USDT. Ethereum Name Service (ENS) mendapatkan perhatian tambahan berkat berita terkait regulator sekuritas Amerika Serikat dan ETH.

Fetch.ai (FET) mengalami kenaikan harga sekitar 30%, didorong oleh kesuksesan perusahaan teknologi NVIDIA yang menjadi perusahaan terbesar dalam hal kapitalisasi pasar, melampaui Microsoft. Fetch.AI, Ocean Protocol, dan SingularityNET juga mengumumkan rencana untuk menggabungkan token mereka, dengan dukungan dari Binance, salah satu bursa kripto terkemuka.

Dengan berbagai perkembangan ini, Ethereum dan beberapa token lainnya terus menarik minat besar dari para pedagang dan investor di dunia kripto.