Foto: Ilustrasi.

StockReview.id –  PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) membidik kenaikan pendapatan sebesar 6 persen menjadi Rp1,5 triliun sepanjang 2024. Seiring hal tersebut, perseroan juga menargetkan laba bersih naik 11 persen.

“Kami targetkan pertumbuhan laba bersih lebih tinggi dari pendapatan karena kalau pendapatan naik, biaya-biaya yang lain pasti menurun,” kata Direktur Utama GUNA Ivan Cokro Saputra saat konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan berencana memperluas jaringan ekspor ke China. Sebelumnya, sejumlah produk perseroan saat ini sudah dipasarkan ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand dan Filipina.

Ivan menuturkan, perseroan juga secara aktif terus melakukan riset agar dapat melakukan inovasi produk baru. GUNA berencana meluncurkan produk baru yaitu selai buah dan pure buah.

“Di semester dua ini akan segera kami luncurkan produk baru itu dan nantinya mungkin akan masuk ke pertanian kacang untuk pasokan bahan baku kami,” ujar Ivan.

Sebagai informasi, Gunanusa Eramandiri resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 500 juta saham atau 20,00 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.

Seluruh dana IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja atau operational expenditure (opex), seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional antara lain untuk pembelian bahan baku kacang almond dan kacang tanah.

Dasar pertimbangan perseroan menggunakan dana IPO untuk membeli bahan baku kacang almond dan kacang tanah karena kedua bahan tersebut merupakan bahan baku utama dari produk perseroan.