Market

Laba Blue Bird Capai Rp643 Miliar Siapkan Strategi 2026

×

Laba Blue Bird Capai Rp643 Miliar Siapkan Strategi 2026

Sebarkan artikel ini

Blue Bird raih laba Rp643 miliar pada 2025 dan siapkan strategi ekspansi serta digitalisasi untuk pertumbuhan 2026.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp643,4 miliar. Capaian ini menjadi yang tertinggi sejak industri transportasi terdampak disrupsi teknologi.

Pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp5,7 triliun, tumbuh 13,2% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja positif di seluruh lini bisnis, baik segmen taksi maupun non-taksi yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan.

Dari sisi profitabilitas, Blue Bird juga mencatat EBITDA sebesar Rp1,34 triliun, mencerminkan efisiensi operasional dan keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan. Perseroan dinilai mampu beradaptasi dengan perubahan industri sekaligus melampaui kinerja sebelum era ride-hailing.

Direktur Utama Blue Bird, Andre Djokosoetono, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari investasi berkelanjutan dalam peremajaan armada, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan kapabilitas digital.

Sepanjang 2025, Blue Bird menambah sekitar 1.800 armada baru sehingga total armada mencapai lebih dari 26.000 unit, termasuk kendaraan listrik. Ekspansi juga dilakukan melalui penambahan jaringan operasional hingga 58 pool dan lebih dari 1.300 titik layanan di berbagai kota.

Penguatan kanal digital menjadi salah satu kunci pertumbuhan. Aplikasi MyBluebird mencatat peningkatan pengguna lebih dari 30%, dengan kontribusi transaksi mencapai sekitar 40% dari total pemesanan. Fitur tarif pasti (fixed price) juga mengalami peningkatan penggunaan hingga dua kali lipat.

Memasuki 2026, Blue Bird mengusung strategi “Gerak Cepat, Layan Tepat, Tumbuh Pesat” dengan fokus pada ekspansi ke kota-kota strategis serta penguatan ekosistem layanan mobilitas multimoda.

Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri transportasi nasional.