Market

Laba IDEA Melesat 200 Persen Didorong Pertumbuhan Pelatihan Vokasi

×

Laba IDEA Melesat 200 Persen Didorong Pertumbuhan Pelatihan Vokasi

Sebarkan artikel ini

Laba IDEA melonjak lebih dari 200% pada 2025 didorong peningkatan pendapatan dan tingginya minat pelatihan vokasi.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) mencatat lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025 dengan laba bersih mencapai Rp2,77 miliar. Angka ini meningkat lebih dari 200% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp835,67 juta.

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan perseroan yang meningkat dari Rp22,34 miliar pada 2024 menjadi Rp25,30 miliar pada 2025. Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi dan efisiensi operasional yang dijalankan manajemen.

Direktur Keuangan IDEA, Yusuf Nur Fauzan, menyatakan bahwa peningkatan laba yang signifikan ini menjadi bukti kuat dari fundamental keuangan perseroan yang semakin sehat. Selain fokus pada pertumbuhan pendapatan, perusahaan juga disiplin dalam mengelola biaya operasional.

Lonjakan kinerja tidak terlepas dari optimalisasi manajemen alur peserta dan penempatan kerja. Perseroan berhasil memastikan proses rekrutmen hingga penyaluran lulusan berjalan efektif, sehingga meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing.

Selain itu, tingginya minat masyarakat terhadap program pelatihan vokasi dengan jaminan kerja menjadi motor utama pertumbuhan. Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 9.800 orang, IDEA mampu memaksimalkan tingkat okupansi pelatihan baik secara online maupun offline.

Perseroan juga memperluas kemitraan strategis dengan lebih dari 1.200 mitra industri, termasuk sektor perhotelan dan kapal pesiar. Langkah ini turut mendukung peningkatan konversi pendapatan sekaligus memperkuat posisi di industri pendidikan vokasi.

Memasuki 2026, IDEA berencana memperkuat pengembangan kurikulum serta infrastruktur digital guna menjangkau pasar yang lebih luas. Strategi ini diharapkan dapat menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat posisi sebagai pemain utama di sektor jasa vokasional.