StockReview.id – PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group (BHIT) berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 48,4% year-on-year (yoy) dari Rp52,50 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp77,92 miliar pada tahun 2023.

Selain didorong oleh kinerja Perseroan yang menguat, pertumbuhan laba bersih tersebut juga merupakan hasil upaya MNC Bank yang terus adaptif dalam merespon perkembangan zaman.

Dalam siaran pers BABP (28/3) disebutkan Dari sisi fungsi intermediasi, penyaluran kredit MNC Bank tercatat meningkat menjadi Rp10,25 triliun pada tahun 2023, diikuti dengan pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 13,75% yoy menjadi Rp1,31 triliun, dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp1,15 triliun.

Sampai dengan akhir Desember 2023, Dana Pihak Ketiga (DPK) MNC Bank tumbuh 1,88% yoy menjadi Rp13,4 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp13,15 triliun di tahun 2022. Komposisi DPK masih didominasi produk deposito berjangka dengan kontribusi sebesar 78,13%. Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BABP, disertai dengan suku bunga bersaing yang ditawarkan Perseroan.

Seiring dengan kenaikan DPK dan penguatan di sisi permodalan, aset MNC Bank juga meningkat sebesar 7,62% yoy, dari Rp16,86 triliun di tahun 2022 menjadi Rp18,15 triliun pada tahun 2023.

Dengan senantiasa mengutamakan prinsip prudential banking, rasio keuangan MNC Bank terjaga stabil sepanjang tahun 2023. Hal ini ditandai dengan NPL Gross dan NPL Nett yang masing-masing tercatat pada level 3,96% dan 2,63%.

Selain itu, Return on Equity (ROE) dan Return on Asset (ROA) pada tahun 2023 tercatat masing-masing sebesar 2,50% dan 0,71%.

Loan to Deposit Ratio (LDR) MNC Bank pada tahun 2023 tercatat sebesar 75,68%. Sedangkan Net Interest Margin (NIM) Perseroan tercatat sebesar 4,15% pada tahun 2023, lebih rendah dari tahun sebelumnya yaitu 4,95%, akibat kenaikan suku bunga simpanan seiring dengan kenaikan suku bunga acuan dari Bank Indonesia di tahun 2023.

Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah, karyawan, dan regulator atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada MNC Bank.

“Pertumbuhan kinerja MNC Bank mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat operasional dan terus memberikan layanan keuangan terbaik kepada masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan eksternal seperti fluktuasi suku bunga, kami yakin langkah-langkah strategis yang telah disiapkan akan semakin memperkuat posisi kami di pasar, sehingga dapat melanjutkan tren positif ini dengan pertumbuhan jangka panjang,”tutur Rita.

Untuk meningkatkan inklusi keuangan dan memungkinkan partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi digital, MNC Bank diperkuat dengan solusi layanan perbankan digitalnya. Pada tahun 2023, Perseroan telah melakukan rebranding aplikasi MotionBanking menjadi motion bank.

Hal ini dilakukan untuk memperkuat citra MotionBank sebagai aplikasi layanan perbankan digital dengan segala kenyamanan yang ditawarkan. Perubahan nama ini akan mempermudah para pengguna untuk mengingat dan menjadikannya sebagai top of mind, serta mendorong pengguna untuk aktif melakukan beragam aktivitas perbankan kapan pun di mana pun menggunakan MotionBank.

Dari sisi operasional, total nilai transaksi perbankan digital menggunakan aplikasi MotionBank melesat hingga 36% yoy pada tahun 2023, diiringi dengan pertumbuhan jumlah transaksi dan jumlah pengguna MotionBank yang masing-masing meningkat sebesar 25% dan 10% dibandingkan dengan data per Desember 2022.

Di tahun 2023, MotionBank juga merilis 3 fitur baru, yakni pengajuan kartu kredit online, menu Split Bill untuk permintaan transfer antar rekening MotionBank, dan transfer dana menggunakan nomor handphone. MNC Bank juga berhasil meraih sertifikasi ISO 27001:2013 terkait Standardisasi Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam upaya menjaga keamanan informasi internal pada aspek kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi pada produk dan layanan digitalnya, termasuk MotionBank.