StockReview.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp191 miliar sepanjang tahun 2025, meski industri bahan bangunan tengah mengalami perlambatan. Capaian ini didorong oleh konsistensi transformasi bisnis dan efisiensi operasional yang dijalankan perusahaan.
Sepanjang 2025, SIG membukukan pendapatan sebesar Rp35,24 triliun dengan total volume penjualan mencapai 37,93 juta ton. Dari sisi profitabilitas, EBITDA tercatat sebesar Rp4,49 triliun, sementara laba sebelum pajak mencapai Rp602 miliar.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan yang fokus pada penguatan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi portofolio produk.
Perbaikan kinerja operasional mulai terlihat pada paruh kedua 2025, terutama dari peningkatan penjualan domestik pada kuartal III dan IV. Selain itu, SIG juga memperkuat ekspansi regional dengan mencatatkan penjualan sebesar 7,95 juta ton atau tumbuh 14,3 persen secara tahunan.
Dari sisi efisiensi, perusahaan berhasil menekan beban pokok pendapatan sebesar 0,3 persen serta menurunkan beban usaha 1,1 persen. Penurunan biaya keuangan bersih yang signifikan hingga 32,7 persen turut memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.
Untuk menjaga pertumbuhan ke depan, SIG menyiapkan berbagai inisiatif strategis, termasuk pengembangan fasilitas ekspor semen di Tuban, Jawa Timur, melalui kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026 dengan kapasitas ekspor hingga 1 juta ton per tahun.
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan lini bisnis baru di sektor soil stabilization guna memperluas portofolio dan membuka peluang pasar baru di sektor konstruksi.
Di bidang keberlanjutan, SIG mencatat penurunan emisi gas rumah kaca yang signifikan serta peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan seiring dengan pencapaian kinerja keuangan.












