StockReview.id – Pemerintah telah menaikkan subsidi motor listrik hingga Rp 10 juta pada tahun ini. Kebijakan tersebut ternyata membawa positif bagi penjualan Volta.

CEO Volta Group, Okie Octavia Kurniawan, dalam program Create Up yang ditayangkan IDX Channel, Selasa (8/9/224), mengatakan ada peningkatan penjualan dibanding tahun sebelumnya.

Okie menyebut peningkatan cukup signifikan terasa pada penjualan business to business (B2B). Dia mengatakan Volta berhasil menjual sekitar 20.000 unit kendaraan motor listrik semenjak pertama sejak didirikan pada 2021.

“Kalau dibandingkan tahun lalu kita lebih dari 12.000 unit, tahun ini kita mau mencapai hampir 20.000. Semester 1 tahun 2024 sangat on track, dan kita optimis di semester 2 juga hasilnya akan bagus,” katanya.

Lebih lanjut, Okie tak menampik bahwa untuk menjual motor listrik di Indonesia memang memiliki banyak tantangan. Ia menilai salah satu yang jadi tantangan besar yaitu minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang motor listrik.

“Banyak yang belum mengetahui tentang motor listrik dan banyak juga yang menyamakan bahkan mungkin mengira motor listrik sana dengan sepeda listrik. Tantangan lain tentang pentingnya menggunakan motor listrik untuk mengurangi emisi, lalu juga dapat memberikan manfaat dari segi saving dari pengguna,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa Volta siap untuk berekspansi ke kawasan regional, Asia Tenggara. Menurutnya, saat ini Volta telah menandatangani kesepakatan kerja sama untuk menjangkau Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

“Berdasarkan pengalaman yang kita punya di Indonesia kita juga ingin ekspansi motor listrik di negara-negara Asia Tenggara. Mengingat dibanding dengan industri motor listrik lainnya memiliki ekosistem motor listrik yang sangat besar,” kata Okie.