Ekonomi Bisnis

Uang Beredar Saat Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun, Tertinggi dalam 6 Tahun

×

Uang Beredar Saat Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun, Tertinggi dalam 6 Tahun

Sebarkan artikel ini

Uang beredar saat Lebaran 2026 mencapai Rp1.370 triliun, tertinggi dalam enam tahun, didorong peningkatan daya beli dan mobilitas masyarakat.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – Momentum Lebaran 2026 mendorong lonjakan signifikan jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat. Lembaga NEXT Indonesia Center mencatat uang kartal yang disiapkan untuk periode Idulfitri tahun ini mencapai Rp1.370 triliun.

Angka tersebut meningkat 10,4 persen atau sekitar Rp130 triliun dibandingkan Lebaran 2025 yang sebesar Rp1.240 triliun, sekaligus menjadi level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, menyebutkan bahwa kenaikan ini mencerminkan menguatnya daya beli masyarakat serta kesiapan konsumsi rumah tangga.

Berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah uang kartal yang beredar mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi, khususnya menjelang Lebaran.

Selain itu, dana siap belanja yang berada di luar sistem perbankan juga meningkat menjadi Rp1.241 triliun, naik Rp104 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1.137 triliun. Likuiditas ini dinilai menjadi dorongan penting bagi pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah tujuan mudik.

Peningkatan likuiditas tersebut sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik. Data dari Kementerian Perhubungan menunjukkan lonjakan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi.

Transportasi laut mencatat kenaikan terbesar dengan 2,69 juta penumpang, disusul moda udara sebanyak 2,40 juta penumpang. Sementara itu, angkutan kereta api mencapai 1,83 juta penumpang dan bus sebanyak 1,58 juta penumpang, seluruhnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Ade menilai, kombinasi antara meningkatnya likuiditas dan mobilitas masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Perputaran uang yang tinggi di daerah diyakini akan menghidupkan ekosistem ekonomi lokal.

Ke depan, NEXT Indonesia Center memproyeksikan bahwa besarnya dana siap belanja serta arus mudik yang masif akan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada kuartal pertama 2026.