StockReview.id – Aethir, penyedia jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), baru saja mencapai dua tonggak penting. Pertama, peluncuran jaringan cloud computing terdesentralisasi mereka di Ethereum mainnet, dan kedua, daftar token ATH di lebih dari 16 exchange. Aethir resmi meluncurkan mainnet pada Rabu,(12/6/2024). Peluncuran ini menandai langkah maju yang signifikan bagi Aethir. Langkah ini memungkinkan perusahaan, pusat data, penyedia cloud lainnya, dan operator penambangan kripto untuk menyumbangkan sumber daya GPU yang tidak terpakai ke jaringan solusi GPU-as-a-service milik Aethir.
Mark Rydon, Chief Commercial Officer Aethir, menyatakan bahwa langkah ini akan mendorong lebih banyak inovasi dalam bidang kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin (ML), dan cloud gaming.
“Dengan menyediakan kerangka kerja yang dapat diskalakan untuk redistribusi sumber daya komputasi yang tidak terpakai, kami dapat mendorong lebih banyak inovasi di bidang AI, ML, dan cloud gaming yang berkembang pesat,” kata Rydon.
Aethir menawarkan solusi yang memungkinkan perusahaan dan pengembang untuk menyewa sumber daya komputasi dari jaringan penyedia mereka. Ini sangat bermanfaat untuk melatih model AI atau merender konten digital dalam skala besar.
Aethir memiliki token utilitas beranama ATH, yang menggunakan Ethereum untuk kemampuan staking dan Arbitrum untuk pembayaran cepat, berfungsi sebagai medium pertukaran, mendukung proses staking, dan mempertahankan ekosistem DePIN.
Dalam hal keamanan, Aethir menggunakan teknologi enkripsi saluran penuh untuk melindungi data selama transmisi.
“Kami menggunakan teknologi enkripsi saluran penuh untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang dapat mengirim dan melihat data selama penggunaan, dan tidak ada pihak ketiga yang dapat membobol dan membukanya,” jelas Rydon.
Fase testnet Aethir menarik lebih dari 500.000 pengguna dan menghasilkan penjualan node sebesar US$146 juta, dengan dukungan dari
Setelah merilis mainnet para penerima airdrop Aethir bisa mengklaim token mereka dan menjual token di berbagai pertukaran kripto yang sudah menyediakan token ATH seperti
OKX, Gate.io, dan Bitfinex. Dalam dua jam pertama setelah peluncuran, token ATH melonjak 142% dan kini diperdagangkan sebesar US$0,09272 menurut data dari CoinGecko.
Dilansir dari Beincrypto, analis kripto Hitesh Malviya memperkirakan valuasi penuh token ATH bisa mencapai US$3 miliar, mengingat modal dan sumber daya GPU yang dimiliki Aethir sejak hari pertama.
Namun, pasar kemungkinan akan melihat fluktuasi karena pemenang airdrop akan menjual token mereka untuk mendapatkan keuntungan.