StockReview.id – PT Bank QNB Indonesia Tbk akan melakukan penguatan modal dengan skema rights issue. Bank bersandi saham BKSW ini akan merilis 14,72 miliar saham baru, dengan nilai nominal Rp 250 per saham.

Manajemen menjelaskan penerbitan saham baru akan memberikan pengaruh kepada pemegang saham perseroan yang tidak melaksanakan HMETD miliknya. Sebab akan terkena dilusi atas persentase kepemilikan sahamnya dalam Bank QNB.

Tujuan pelaksanaan PMHMETD VII ini untuk keperluan modal kerja Perseroan. Sehingga dengan adanya PMHMETD VII, struktur permodalan Perseroan akan menjadi lebih baik dan Perseroan akan memiliki pendanaan yang cukup untuk menjalankan strategi usah. mengutip keterbukaan informasi Bank QNB di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/1).

Seluruh dana hasil rights issue setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan dipergunakan untuk modal kerja dalam pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi kredit.

Guna melancarkan aksi korporasi ini, Bank QNB akan meminta restu kepada para investor melalui rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta. Bank QNB akan menggelar rapat luar biasa pada Kamis, 16 Februari 2023 mendatang.