StockReview.id – Bayan Resources Tbk. (BYAN) mencatatkan laba bersih sebesar USD620,8 juta pada kuartal III 2024, meskipun mengalami penurunan 31,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai USD910,5 juta. Penurunan ini turut menekan laba bersih per saham dasar dan dilusian menjadi USD0,02 dari USD0,03 di kuartal yang sama pada 2023.
Penurunan laba bersih ini seiring dengan penurunan pendapatan Bayan Resources, yang tercatat sebesar USD2,46 miliar hingga akhir September 2024, menyusut 10,54 persen dari pendapatan pada kuartal III tahun lalu sebesar USD2,75 miliar. Beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan menjadi USD1,55 miliar dari USD1,43 miliar, menekan laba kotor perusahaan hingga turun 31 persen ke posisi USD914,72 juta dibandingkan dengan USD1,32 miliar di tahun sebelumnya.
Beberapa komponen biaya lainnya juga menunjukkan penyesuaian. Beban penjualan mengalami pengurangan yang cukup signifikan, yaitu dari USD59,52 juta menjadi USD30,39 juta. Beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan dari USD75,31 juta menjadi USD68,85 juta. Namun, beban keuangan mengalami lonjakan tajam menjadi USD13,87 juta dari posisi sebelumnya sebesar USD3,93 juta, yang diiringi dengan sedikit kenaikan pada penghasilan keuangan yang tercatat sebesar USD19,8 juta dari sebelumnya USD18,79 juta.
Sementara itu, laba sebelum pajak turun 33 persen menjadi USD810 juta dari USD1,21 miliar pada kuartal III 2023. Beban pajak penghasilan yang harus ditanggung perusahaan juga mengalami penurunan, yaitu sebesar USD174,96 juta, dari USD264,46 juta pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih periode berjalan pun turut merosot hingga 33 persen menjadi USD635,03 juta dibandingkan dengan USD951,32 juta pada tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total ekuitas perusahaan meningkat signifikan menjadi USD2,3 miliar dari USD1,97 miliar pada akhir tahun lalu. Di sisi lain, liabilitas perusahaan mengalami penurunan drastis menjadi USD824,86 juta dari USD1,46 miliar pada akhir 2023, sehingga jumlah aset perusahaan saat ini tercatat sebesar USD3,13 miliar, sedikit berkurang dari akhir tahun lalu yang mencapai USD3,44 miliar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun Bayan Resources mengalami tekanan dari penurunan pendapatan dan laba, perusahaan masih menunjukkan kesehatan finansial yang baik melalui penguatan ekuitas dan pengurangan liabilitas yang signifikan.