Market

CLEO Catat Penjualan Rp 1,37 Triliun di Semester I-2025, Fokus Perluas Pasar dan Distribusi

×

CLEO Catat Penjualan Rp 1,37 Triliun di Semester I-2025, Fokus Perluas Pasar dan Distribusi

Sebarkan artikel ini

CLEO bukukan penjualan Rp 1,37 triliun di semester I-2025, naik 5,4% YoY, fokus pada ekspansi pabrik, distribusi, dan inovasi produk AMDK bebas BPA.

StockReview.id – PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), produsen air minum dalam kemasan (AMDK), membukukan penjualan sebesar Rp 1,37 triliun pada semester I-2025, naik 5,4% dibandingkan Rp 1,30 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh segmen botol yang menyumbang 55% dari total penjualan bersih, dengan kenaikan kontribusi hingga 7% secara tahunan. Kegiatan luar ruangan seperti meeting dan festival musik menjadi pendorong utama peningkatan volume penjualan pada segmen ini.

Meski penjualan meningkat, laba bersih CLEO pada semester I-2025 tercatat Rp 206,6 miliar, turun 8,18% dari Rp 225 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. CEO CLEO, Melisa Patricia, menilai capaian ini tetap mencerminkan kinerja solid di tengah kompetisi ketat industri AMDK dan normalisasi pertumbuhan pasar. Ia menyoroti bahwa perilaku konsumen kini lebih mempertimbangkan kualitas, harga, nilai tambah, serta faktor keberlanjutan lingkungan.

Menjawab tren tersebut, CLEO memproduksi air murni berkualitas tinggi menggunakan teknologi nano filter dengan hyper membrane filter 0,0001 mikron dan mengemasnya dalam galon serta botol bebas BPA yang dapat didaur ulang. Strategi perusahaan juga berfokus pada ekspansi pabrik dan distribusi untuk mendekatkan produk kepada konsumen dan menekan biaya logistik. Saat ini CLEO mengoperasikan 32 pabrik dan tengah membangun tiga fasilitas baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru, sehingga total pabrik akan menjadi 35 unit.

Dari sisi produk, CLEO menawarkan variasi kemasan dan ukuran yang beragam, menjadikannya salah satu produsen AMDK dengan portofolio terlengkap. Perluasan jaringan distribusi juga dilakukan melalui anak usaha, PT Sentralsari Primasentosa (SPS), yang diharapkan mampu mempercepat pengiriman dan memperluas jangkauan pasar nasional.

Dengan kombinasi inovasi produk, ekspansi infrastruktur, dan penguatan distribusi, CLEO optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan penjualan hingga akhir 2025 meski tantangan kompetisi industri semakin ketat.