Foto: Ilustrasi

StockReview.id – Merger tiga token AI, yakni Fetch.ai (FET), SingularityNET (AGIX), dan Ocean Protocol (OCEAN), menjadi token Artificial Superintelligence Alliance (ASI) akan ditunda hingga 15 Juli 2024. Penggabungan ini awalnya dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2024.

Aliansi ASI secara resmi diumumkan pada Maret 2024 yang akan menghasilkan token ASI terpadu. Token ini dirancang untuk mengubah lanskap pengembangan AI dengan memanfaatkan blockchain untuk memastikan praktik yang etis dan dapat dipercaya.

Dalam pengumuman yang disampaikan melalui X, tim ASI mengungkapkan bahwa penyesuaian jadwal ini diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan logistik serta ketergantungan teknis dari exchange, validator, dan kolaborator ekosistem yang lebih luas.

Mereka mengatakan fase persiapan penggabungan token melibatkan pengelolaan integrasi yang kompleks, koordinasi yang cermat, dan perhatian terhadap berbagai aspek teknis.

“Penundaan sementara ini tidak berdampak pada kemajuan substansial yang telah kami capai untuk menciptakan jaringan super intelijen yang terdesentralisasi,” ujar Humayun Sheikh, CEO Fetch.ai sekaligus Chairman ASI.

Sheikh juga menambahkan bahwa pihaknya tengah aktif berkoordinasi dengan berbagai exchange terpusat untuk memfinalisasi langkah-langkah yang masih tertunda.