Market

Inovasi Lautan Luas Gunakan PLTS untuk Kurangi Emisi di Sektor Manufaktur

×

Inovasi Lautan Luas Gunakan PLTS untuk Kurangi Emisi di Sektor Manufaktur

Sebarkan artikel ini

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) pasang 171 panel surya berkapasitas 113,7 kWp di pabrik Gresik, kurangi emisi hingga 141,5 ton CO₂ per tahun sebagai bagian strategi ESG dan dekarbonisasi.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mengambil langkah strategis menuju operasional berkelanjutan dengan memanfaatkan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di fasilitas produksi milik anak usaha yang bergerak di bidang manufaktur bahan kimia dasar.

Sistem panel surya yang dioperasikan terdiri dari 171 panel dengan kapasitas 113,7 kilowatt peak (kWp), terpasang di pabrik yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Menurut Investor Relations, Corporate Communications & ESG Manager LTLS, Eurike Hadijaya, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi menuju energi bersih sekaligus menjawab tantangan pengurangan emisi di sektor manufaktur.

“Pemanfaatan energi terbarukan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang kami untuk memastikan operasional yang berkelanjutan dan efisien,” ujar Eurike.

Sektor manufaktur diketahui menyumbang sekitar 32,49% emisi nasional, sehingga penggunaan PLTS diharapkan mampu memberikan dampak signifikan. LTLS memperkirakan sistem panel surya ini dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 141,5 ton per tahun, setara dengan kemampuan serapan 3.648 pohon selama setahun.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi yang diterapkan LTLS di seluruh rantai operasional. Perusahaan juga secara konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan bisnisnya.

Pada Juli 2025, dua entitas di bawah Lautan Luas Group menerima penghargaan dari pemerintah atas kontribusinya di bidang industri hijau dan pengelolaan lingkungan.
“Langkah ini mempertegas komitmen Lautan Luas Group dalam mengedepankan prinsip ESG, khususnya aspek lingkungan. Kami percaya bahwa transisi energi adalah bagian penting dari masa depan industri, yang harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” tegas Eurike.