Market

Selamat Sempurna (SMSM) Raup Laba Rp1,12 Triliun Sepanjang 2025

×

Selamat Sempurna (SMSM) Raup Laba Rp1,12 Triliun Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencatat laba bersih Rp1,12 triliun pada 2025, naik 9,81% seiring pertumbuhan penjualan yang mencapai Rp5,33 triliun.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Produsen suku cadang otomotif dan mesin industri tersebut berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,12 triliun yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Perolehan tersebut meningkat 9,81% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,02 triliun. Seiring dengan peningkatan laba, laba per saham dasar juga naik menjadi Rp195 dari sebelumnya Rp178 per saham.

Dari sisi pendapatan, Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp5,33 triliun atau tumbuh 3,36% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp5,16 triliun. Kenaikan ini didorong oleh kontribusi dari berbagai lini bisnis utama perusahaan.

Segmen penyaring menjadi penyumbang terbesar dengan nilai penjualan mencapai Rp4,05 triliun. Selanjutnya diikuti oleh segmen distribusi sebesar Rp1,65 triliun, radiator Rp591,92 miliar, karoseri Rp143,81 miliar, serta pendapatan lain-lain Rp212,34 miliar setelah dikurangi eliminasi Rp1,32 triliun.

Dari sisi wilayah penjualan, pasar domestik memberikan kontribusi sebesar Rp1,89 triliun. Sementara pasar internasional juga menunjukkan kontribusi yang kuat, dengan penjualan dari Asia sebesar Rp1,52 triliun, Amerika Rp909,16 miliar, Eropa Rp519,36 miliar, Australia Rp379,6 miliar, serta Afrika Rp113,61 miliar.

Seiring meningkatnya penjualan, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp3,36 triliun, naik dari Rp3,25 triliun pada tahun sebelumnya. Meski demikian, perusahaan tetap mampu meningkatkan laba kotor menjadi Rp1,97 triliun dibandingkan Rp1,91 triliun pada 2024.

Dari sisi operasional, beban penjualan tercatat Rp304,59 miliar, naik dari Rp294,66 miliar. Sementara beban umum dan administrasi turun menjadi Rp237,23 miliar dari Rp251,88 miliar pada tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatat penghasilan operasi lainnya sebesar Rp84 miliar, sedikit meningkat dari Rp83,78 miliar. Di sisi lain, beban operasi lainnya berhasil ditekan signifikan menjadi Rp18,13 miliar dibandingkan Rp76,31 miliar pada periode sebelumnya.

Dengan berbagai komponen tersebut, laba usaha SMSM tercatat sebesar Rp1,5 triliun, meningkat dari Rp1,37 triliun pada tahun 2024.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan mencapai Rp5,16 triliun, meningkat dari Rp4,96 triliun pada akhir tahun sebelumnya. Sementara total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp856,41 miliar dari Rp1,03 triliun.

Kondisi ini turut mendorong peningkatan ekuitas perusahaan menjadi Rp4,3 triliun dibandingkan Rp3,92 triliun pada tahun sebelumnya.