Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa standardisasi menjadi kunci utama untuk memperluas pasar ekspor produk pertanian Indonesia. Hal ini sangat penting mengingat banyak negara telah menerapkan standar mutu internasional yang ketat untuk produk pertanian yang masuk ke wilayah pabeannya.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Kementan, Fadjry Djufry, mengungkapkan bahwa upaya standardisasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya terima produk pertanian Indonesia di pasar internasional. Produk-produk seperti mangga, pisang, dan jeruk sering kali melimpah namun sulit diterima di negara tujuan karena tidak memenuhi standar yang diinginkan oleh negara tersebut.

“Saat ini kami mendorong penerapan kualifikasi standar yang tidak hanya mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI), tetapi juga standarisasi internasional yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan pasar domestik suatu negara,” ujarnya di Jakarta pada hari Senin.

Lebih lanjut, Fadjry menjelaskan bahwa dalam proses implementasi standar mutu internasional pada semua produk pertanian, pihaknya telah meyakinkan Pemerintah Jepang bahwa mangga dari Indonesia bebas dari kontaminasi hama lalat buah.

“Kami berharap dalam sebulan ke depan, mangga Indonesia dapat menjadi produk perdana yang diekspor ke Jepang,” tambahnya.