StockReview.id – Perusahaan gabungan SAIC, GM, dan Wuling merilis gambar penggoda (teaser) dari SUV terbarunya yang akan segera diluncurkan, Wuling Starlight S.

Laman Carnewschina, Senin (17/6), melaporkan, mobil yang akan tersedia dalam varian BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid) ini diperkirakan akan memiliki label harga 69.800 yuan alias sekitar Rp157 juta.

Meskipun dinamai Wuling Starlight S, namun berbeda dengan Wuling Starlight sedan. Mobil ini diposisikan sebagai SUV kompak dengan dimensi 4.745/1890/1680 mm dan jarak sumbu roda 2.800 mm.

Sebagai referensi, BYD Song Plus DM-i berukuran 4.775/1890/1670 mm dengan jarak sumbu roda 2.765 mm. Dari segi ukuran bodi dan posisi model, pesaing utama Wuling Starlight S diperkirakan adalah BYD Song Plus DM-i dan BYD Yuan Plus.

Berdasarkan informasi deklarasi oleh MIIT China, varian PHEV akan didukung oleh mesin 1.5L yang disedot secara alami dengan daya maksimum 78 kW (106 hp) dan akan menawarkan dua opsi paket baterai 20,5 kWh dan 9,5 kWh, sesuai dengan jarak tempuh listrik murni masing-masing 90 km dan 43 km.

Spesifikasi motor listrik belum diumumkan. Selain itu, berat baterai adalah 137 kg & 185 kg dan konsumsi bahan bakarnya masing-masing 4,98L/100km dan 5,09L/100km.

Varian BEV akan dilengkapi dengan motor listrik yang memiliki daya maksimum 150 kW (201 hp) dan baterai lithium iron phosphate. Informasi jarak tempuh resminya belum diumumkan saat ini.

Berdasarkan gambar penggoda, yang menunjukkan profil depan dan belakang, Wuling Starlight S mengadopsi lampu depan terpisah dan lampu belakang berbentuk “7”.

Varian BEV dan PHEV dibedakan dengan desain depan dan trim krom yang berbeda.

Dalam hal konfigurasi, Wuling Starlight S akan menawarkan sunroof opsional, atap hitam, rak atap, dan radar depan. Fitur keselamatan seperti pengereman anti-lock dan distribusi gaya rem elektronik juga tersedia.