Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membukukan kinerja positif pada tahun 2023 lalu. Berdasarkan laporan kinerja terbaru PLN mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 487,38 triliun pada 2023.

Pendapatan PLN tersebut meningkat sebesar Rp 46,5 triliun jika dibandingkan dengan pendapatan pada tahun 2022. Kenaikan pendapatan tersebut juga menyokong laba PLN.

Perusahaan setrum negara ini berhasil mengantongi laba bersih Rp 22,07 triliun pada 2023 seperti dikutip dari situs resmi PLN.

Pendapatan sebesar itu, diraih melalui berbagai upaya seperti transformasi menyeluruh dan diversifikasi produk serta layanan kepada masyarakat luas sebagai konsumen.

Melalui beragam inovasi tersebut, PLN sukses meraih pendapatan penjualan tenaga listrik sebesar Rp333,19 triliun, bertambah Rp 22,13 triliun dari periode 2022.

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengapresiasi kinerja PLN tersebut. Apalagi PLN dinilai juga telah berhasil menekan jumlah pengaduan terutama terkait pemadaman listrik.

“Pengaduan terkait pemadaman bergilir, khususnya pada sistem besar, nyaris tidak ada. Bahkan PLN sudah tidak masuk dalam 10 besar perusahaan dengan jumlah pengaduan tertinggi yang diterima oleh YLKI,” ujarnya.

Menurut Tulus, pelayanan PLN sebagai pemasok energi listrik kepada publik dan konsumen mengalami perbaikan dalam lima tahun terakhir. Hal ini terlihat dari karakter dan jumlah pengaduan yang diterima dari konsumen.

Ia berharap PLN terus berkomitmen melakukan transformasi di semua lini, terutama dalam layanan pelanggan.