StockReview.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa rencana demutualisasi bursa efek berpotensi membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat regional maupun global.
Pejabat Sementara (PJs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa salah satu ciri utama demutualisasi adalah membuka kepemilikan saham bursa efek bagi pihak di luar anggota bursa.
Dengan skema tersebut, kepemilikan bursa tidak lagi terbatas hanya pada anggota bursa seperti perusahaan sekuritas. Langkah ini diyakini dapat menghadirkan berbagai ide baru serta mendorong inovasi dalam pengembangan bisnis bursa.
Menurut Hasan, selama ini ruang ekspansi usaha bursa relatif terbatas karena struktur kepemilikan yang hanya melibatkan anggota bursa. Fokus utama bursa pun selama ini lebih banyak pada aktivitas perdagangan efek yang dilakukan para anggotanya.
Melalui demutualisasi, bursa diharapkan dapat mengembangkan model bisnis yang lebih luas, tidak hanya sebagai fasilitator perdagangan efek, tetapi juga sebagai penyedia berbagai layanan pasar keuangan yang lebih modern dan terintegrasi.
Selain itu, langkah ini juga dinilai penting untuk menjawab tuntutan modernisasi pasar modal, termasuk kebutuhan keterhubungan dengan bursa regional dan global yang semakin kuat.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menyampaikan keyakinan bahwa demutualisasi dapat menjadi katalis penting untuk meningkatkan posisi bursa domestik di kancah global, bahkan berpotensi membawa BEI masuk dalam jajaran 10 besar bursa dunia.
Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan masuknya pemegang saham baru melalui demutualisasi diharapkan dapat membawa nilai tambah yang signifikan bagi bursa.
Nilai tambah tersebut mencakup tambahan investasi, penguatan infrastruktur teknologi, hingga perluasan potensi pasar melalui kehadiran investor strategis. Dengan dukungan tersebut, kapasitas dan daya saing Bursa Efek Indonesia diharapkan dapat semakin meningkat.






