StockReview.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memasuki cum date dividen final pada perdagangan Senin, 20 April 2026. Investor masih memiliki kesempatan terakhir untuk membeli saham guna mendapatkan hak atas dividen jumbo tahun buku 2025.
Perseroan akan membagikan total dividen sebesar Rp52,1 triliun atau setara 92% dari laba bersih 2025 yang mencapai Rp56,65 triliun. Nilai tersebut setara dengan Rp346 per saham.
Dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp137 per saham yang telah dibayarkan pada Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan diterima investor mencapai Rp209 per saham atau total Rp31,47 triliun.
Jadwal pembagian dividen telah ditetapkan, yakni ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 21 April 2026, serta pembayaran dividen pada 8 Mei 2026. Sementara recording date jatuh pada 22 April 2026.
Dari total dividen yang dibagikan, pemegang saham mayoritas melalui Danantara Asset Manajemen diperkirakan meraup Rp16,68 triliun. Sementara investor publik akan memperoleh sekitar Rp14,79 triliun sesuai porsi kepemilikan.
Selain itu, jajaran direksi dan komisaris juga turut menerima dividen sesuai kepemilikan saham masing-masing. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, diperkirakan memperoleh sekitar Rp90,91 juta dari pembagian tersebut.
Sejumlah pejabat lainnya seperti Kartika Wirjoatmodjo dan Viviana Dyah Ayu Retno juga tercatat menerima dividen dalam jumlah signifikan sesuai kepemilikan saham.
Dengan payout ratio tinggi dan nilai dividen besar, BBRI kembali menunjukkan daya tarik sebagai saham bank dengan imbal hasil dividen yang kompetitif di pasar.











