StockReview.id – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memutuskan membagikan dividen tunai hampir seluruh laba bersih tahun buku 2025, dengan total mencapai USD447,5 juta atau setara 99,96% dari laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 17 April 2026. Berdasarkan laporan perseroan, laba bersih ADRO sepanjang 2025 tercatat sebesar USD447,69 juta.
Sebagian dari dividen tersebut telah lebih dahulu dibayarkan dalam bentuk dividen interim sebesar USD250 juta pada Januari 2026, dengan nilai sekitar Rp145,14 per saham. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan mencapai USD197,5 juta.
Jika mengacu pada estimasi pasar, potensi dividen final diperkirakan sekitar Rp117 per saham. Dengan harga saham ADRO di kisaran Rp2.530, yield dividen final berada di level sekitar 4,6%.
Kebijakan ini mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang sangat tinggi, jauh meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 36%. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai optimal kepada pemegang saham.
Perusahaan yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir ini juga menyampaikan bahwa jadwal resmi pembagian dividen final, termasuk cum date dan tanggal pembayaran, masih akan ditentukan oleh manajemen.
Adapun sisa laba bersih yang tidak dibagikan, yakni sekitar USD194 ribu atau 0,04%, akan dicatat sebagai saldo laba ditahan guna mendukung operasional dan pengembangan usaha ke depan.
Dengan kebijakan dividen jumbo ini, ADRO semakin memperkuat daya tariknya di mata investor, khususnya bagi pencari imbal hasil (dividend yield) di pasar saham.











