StockReview.id – PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp660 miliar dari laba tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada April 2026.
Nilai tersebut setara dengan dividen Rp85,7 per saham, yang mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 55%. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 25%.
Dari total dividen tersebut, sebagian telah dibagikan lebih dulu dalam bentuk dividen interim sebesar Rp39,5 per saham pada Desember 2025. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibagikan diperkirakan sekitar Rp46,2 per saham.
Jika mengacu pada harga saham BTPS di kisaran Rp1.095 per saham, maka dividen final tersebut memberikan indikasi yield sekitar 4,22%, yang tergolong moderat di pasar.
Selain membagikan dividen, perseroan juga menetapkan sebagian laba bersih sebesar Rp521 miliar sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Kebijakan peningkatan rasio dividen ini menunjukkan komitmen BTPS dalam memberikan imbal hasil yang lebih optimal kepada pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara distribusi keuntungan dan kebutuhan pengembangan usaha.
Hingga saat ini, manajemen belum mengumumkan jadwal resmi terkait cum date maupun tanggal pembayaran dividen kepada investor.








