StockReview.id – Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), menargetkan pertumbuhan kinerja positif pada tahun 2025. Perseroan optimistis dapat mencatat kenaikan penjualan dan laba bersih dua digit seiring dengan peningkatan produksi serta kapasitas pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur.
Corporate Secretary BWPT, Rizka Dewi S, menjelaskan bahwa strategi utama perseroan adalah menjaga margin tetap sehat melalui peningkatan efisiensi dan optimalisasi aset. Proses pembangunan PKS di Kalimantan Timur telah rampung pada semester I-2025 sehingga diharapkan dapat menambah volume produksi Crude Palm Oil (CPO) secara signifikan.
Selain ekspansi pabrik, BWPT juga menargetkan peningkatan produksi Tandan Buah Segar (TBS) internal yang kini memasuki fase produktif. Untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, perseroan menjalankan program penanaman baru di area Hak Guna Usaha (HGU) seluas sekitar 2.000 hektare. BWPT juga meningkatkan pembelian TBS eksternal guna mengoptimalkan utilisasi pabrik, serta mempercepat perputaran inventori dan siklus penjualan dengan mendorong aktivitas trading CPO.
Kinerja positif BWPT sudah terlihat sejak semester I-2025, di mana pendapatan perusahaan tumbuh 38% secara tahunan menjadi Rp2,78 triliun, naik dari Rp2,01 triliun pada periode yang sama 2024. Penjualan CPO masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp2,41 triliun, diikuti oleh inti kernel Rp324,04 miliar, dan tandan buah segar Rp34,85 miliar.
Dari sisi bottom line, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp171,88 miliar pada semester I-2025. Angka ini tumbuh 43,58% dibandingkan laba bersih Rp119,70 miliar pada semester I-2024. Dengan strategi ekspansi dan efisiensi, BWPT optimistis kinerja sepanjang 2025 akan terus melaju positif.