Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melaporkan bahwa kegiatan eksplorasi untuk Bulan April hingga Juni 2024 masih berlanjut dan difokuskan pada daerah-daerah di dalam Kontrak Karya.

Natasya Suherto Corporate Secretary INCO dalam keterangan tertulisnya (10/7) menuturkan bahwa INCO ) melaporkan kegiatan eksplorasi perseroan dalam kurun waktu tiga bulan di 2024 dengan total mencapai sebesar USD2,45 juta

Pada April ini, INCO menghabiskan dana USD710,29 ribu untuk melakukan eksplorasi di Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan Hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.

Selanjutnya, INCO dengan pihak ketiga melakukan kegiatan eksplorasi di Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Mei 2024. Eksplorasi ini menhabiskan biaya USD655,61 ribu.

Kegiatan eksplorasi ini meliputi program pengeboran untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 m dan 25 m dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako) dan survei geofisika dengan menggunakan metode geolistrik (ERT) dilakukan di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako) dan Hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.

Sementara itu pada Juni 2024, INCO menghabiskan dana USD1,08 juta untuk eksplorasi Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan Hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metode ordinary krigging di Sorowako.

Dalam penuturannya Natasya menambahkan kegiatan eksplorasi pada bulan tersebut meliputi, eksplorasi memakai metode pengeboran core drilling HQ-3 yang bertujuan untuk menunjang kegiatan penambangan dengan jarak 50 m di Bukit Liliane (Blok Timur Sorowako).