Market

Garuda Indonesia Pangkas Rugi 45 Persen Kuartal Pertama

×

Garuda Indonesia Pangkas Rugi 45 Persen Kuartal Pertama

Sebarkan artikel ini

GIAA berhasil pangkas rugi 45% di kuartal I 2026 didorong peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya operasional.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menunjukkan perbaikan kinerja dengan berhasil menekan rugi bersih secara signifikan pada kuartal I 2026.

Perseroan mencatat rugi periode berjalan sebesar USD41,62 juta atau menyusut 45,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD75,93 juta.

Dari sisi pendapatan, GIAA membukukan pendapatan usaha sebesar USD762,35 juta, tumbuh 5,36% dari USD723,56 juta pada kuartal I 2025. Kontributor terbesar berasal dari penerbangan berjadwal sebesar USD648,10 juta, diikuti penerbangan tidak berjadwal USD24,98 juta dan pendapatan lainnya USD89,27 juta.

Perbaikan kinerja ini juga ditopang oleh efisiensi biaya operasional. Beban usaha berhasil ditekan menjadi USD713,22 juta dari sebelumnya USD718,36 juta.

Beberapa komponen biaya utama mencakup beban operasional penerbangan sebesar USD350,24 juta serta beban pemeliharaan dan perbaikan sebesar USD159,14 juta. Selain itu, beban keuangan juga turun menjadi USD104 juta dari USD124,57 juta pada periode sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset GIAA mencapai USD7,5 miliar per 31 Maret 2026, meningkat tipis dibandingkan akhir 2025 sebesar USD7,43 miliar. Sementara itu, liabilitas tercatat USD7,44 miliar dengan ekuitas sebesar USD68,25 juta.

Manajemen menilai langkah efisiensi dan peningkatan pendapatan menjadi faktor utama dalam memperbaiki kinerja keuangan, sekaligus menjadi sinyal pemulihan bisnis maskapai di tengah tantangan industri penerbangan.