StockReview.id – Goodyear Indonesia akan meluncurkan ban untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) tahun ini. Rencananya, ban tersebut akan diluncurkan pada Juli mendatang. Arfianti Puspitarini Head of Marketing Goodyear Indonesia mengatakan peluncuran ban ini sempat terkendala masalah impor kuota.

“Kita sempat terhambat sama impor kuota. Enam bulan pertama kita enggak dapat. Barang-barangnya sebenarnya sudah sampai di Tanjung Priok. Kita baru bisa rilis Juni kemarin, termasuk ban listrik (EV) itu. Kita masih produksi di pabrik kita di China,” ujar Arfianti di sela-sela Media Meet Up Goodyear Indonesia di Jakarta.

Meski demikian, Arfianti memastikan pihaknya akan tetap meluncurkan ban khusus EV di tahun ini. Sayangnya, ia enggan membeberkan harga ban tersebut bila nanti sudah diluncurkan. “Ban untuk EV akan ready di market Juli nanti, kurang lebih, Untuk harganya, akan diinformasikan saat launching nanti” terang Arfianti.

Ia menyampaikan ban ini diperuntukkan bagi EV yang memiliki ukuran ban mulai dari ring 18. “Kalau di China, kita sudah suplai untuk Tesla. Jadi, memang ban ini untuk yang (ringnya) tinggi, 18 ke atas,” ujar Arfianti.

Perbedaan Ban Konvensional dan EV

Arfianti menjelaskan ada beberapa perbedaan antara ban untuk mobil konvensional dan EV.

“Bedanya sama yang konvensional, ban EV harus siap menerima torsi tinggi. Pastikan bannya siap menerima torsi itu, jadi enggak kaget saat mobilnya berakselerasi,” kata Arfianti.

Perbedaan lainnya lanjut dia, ban EV umumnya tidak mengeluarkan suara berisik. “Yang namanya EV tidak ada suara mesin. Jadi, yang diperlukan adalah ban senyap. Dari sisi teknologi, ban EV jangan sampai mengganggu kesenyapan dalam kabin,” jelas Arfianti.

Selain itu, ban khusus kendaraan listrik juga lebih ramah lingkungan. “Kita maunya saat pakai EV lebih ramah lingkungan. Jadi, bannya harus didesain lebih ramah lingkungan, lebih awet,” tutup Arfianti.