StockReview.id – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara mengincar dana segar Rp1,49 triliun dalam gelaran pelepasan saham perdana alias initial public offering yang diancang-ancang pada awal Februari 2023 mendatang. Bank Sumut akan menawarkan 2,93 miliar lembar saham seri B dengan nominal Rp250.

Harga pelaksanaan dari IPO sendiri ditetapkan dalam rentang Rp350 hingga Rp510 per lembar. Dengan penawaran ini, maka sebanyak-banyaknya perusahaan akan meraup dana dari IPO sebesar Rp1,49 triliun.

Bank Sumut dapat Pernyataan Praefektif OJK Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan IPO merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja dan aset bank milik masyarakat Sumatra Utara ini.

Dia menjelaskan, IPO Bank Sumut memperoleh pernyataan praefektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan initial public offering (IPO). Persetujuan awal ini didapat perusahaan pada 3 Januari 2023. Dengan pernyataan praefektif ini, Bank Sumut menjadi BPD pertama di 2023 yang selangkah lagi menuju perusahaan terbuka.

Dikutip dari prospektus, IPO Bank Sumut telah mendapatkan penjaminan pelaksanaan emisi efek dari empat perusahaan sekuritas yakni PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT UOB Kayhian Sekuritas. Untuk penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

Bersamaan dengan IPO, Bank Sumut juga akan menggelar kepemilikan saham oleh karyawan melalui ESA dan MESOP. Dari dana yang diperoleh dari IPO, Bank Sumut rencananya akan menggunakan sekitar 80 persen untuk modal kerja berupa penyaluran kredit. Sedangkan 20 persen lainnya digunakan untuk perluasan jaringan dan pengembangan teknologi informasi.
Jadwal IPO Sementara Bank Sumut

Perkiraan Masa Penawaran Awal : 5 – 18 Januari 2023
Perkiraan Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan : 30 Januari 2023
Perkiraan Masa Penawaran Umum : 1 – 3 Februari 2023
Perkiraan Tanggal Penjatahan : 3 Februari 2023
Perkiraan Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik : 6 Februari 2023
Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia : 7 Februari 2023