StockReview.id – PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) berhasil menunjukkan pemulihan kinerja sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan lonjakan signifikan pada berbagai indikator keuangan. Perseroan mencatatkan peningkatan aset menjadi Rp256 miliar dari sebelumnya Rp175 miliar.
Di sisi neraca, liabilitas meningkat cukup tajam menjadi Rp98 miliar dari Rp20 miliar, sementara ekuitas tumbuh tipis menjadi Rp157 miliar. Kenaikan ini mencerminkan ekspansi bisnis yang mulai berjalan kembali.
Dari sisi pendapatan, PADI mencatat lonjakan drastis menjadi Rp61 miliar dibandingkan hanya Rp1,5 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan aktivitas bisnis yang kembali menggeliat setelah periode tekanan.
Meski beban usaha turut meningkat signifikan menjadi Rp60 miliar dari Rp16 miliar, perseroan berhasil membalikkan kondisi rugi menjadi laba. PADI mencatat laba usaha sebesar Rp1,1 miliar, berbanding terbalik dengan rugi usaha Rp14 miliar pada 2024.
Perbaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi pemulihan yang dijalankan mulai memberikan hasil positif. Kinerja yang membaik juga mendapat respons pasar, di mana saham PADI ditutup menguat 11,96% ke level Rp103 pada perdagangan terbaru.
Dengan tren pemulihan ini, pelaku pasar akan mencermati keberlanjutan kinerja PADI dalam menjaga pertumbuhan serta meningkatkan profitabilitas ke depan.





