StockReview.id – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land mencatat pertumbuhan kinerja positif sepanjang paruh pertama 2025. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten properti ini membukukan penjualan dan pendapatan sebesar Rp173,02 miliar, melonjak 76,94% dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya Rp97,78 miliar.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang segmen real estat yang menyumbang Rp166,85 miliar atau naik 70,63% secara tahunan (yoy). Tak hanya itu, TRIN juga mulai mengantongi pendapatan dari segmen jasa dan pemasaran sebesar Rp6,16 miliar, menandai diversifikasi sumber pendapatan dibandingkan tahun lalu yang hanya bertumpu pada real estat.
Kenaikan pendapatan ini memperbaiki posisi laba Triniti Land. Pada semester I-2025, perusahaan berhasil membalikkan rugi Rp49,48 miliar pada periode sama tahun lalu menjadi laba bersih sebesar Rp5,32 miliar. Adapun rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga terpangkas signifikan, dari Rp34,36 miliar menjadi hanya Rp1,91 miliar.
Direktur Keuangan Triniti Land, Danny Sutradewa, menjelaskan bahwa lonjakan kinerja tersebut ditopang sejumlah proyek, terutama Collins Boulevard di Tangerang yang menyumbang 13% pendapatan semester I-2025. Proyek mixed-use ini mencakup apartemen, SOHO, dan retail, dengan dua tower yakni Hyde Residence yang sudah diserahterimakan sejak 2022, dan The Scott yang kini sudah mencapai pembangunan lantai ke-15 dari total 32 lantai. The Scott ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Selain itu, proyek Sequoia Hills di Sentul juga menjadi motor utama pertumbuhan TRIN. Hingga Juli 2025, TRIN mencatatkan marketing revenue Rp800 miliar, dengan kontribusi Sequoia Hills mencapai 64%. Proyek ini sudah melaksanakan serah terima bertahap, sehingga diharapkan semakin mendongkrak laba pada laporan keuangan akhir 2025.
Co-Founder & Group CEO Triniti Land, Ishak Chandra, menyebut capaian semester I-2025 menjadi momentum penting bagi ekspansi perusahaan. “Kami melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar, khususnya di area pengembangan baru dengan prospek jangka panjang. Dengan basis keuangan yang solid, pipeline proyek yang kuat, serta tim berpengalaman, kami yakin dapat meraih target tahun ini,” ujarnya.