StockReview.id – PT Phapros Tbk (PEHA) berhasil mencatatkan pembalikan kinerja (turnaround) sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp27,44 miliar. Capaian ini melonjak 109% secara tahunan setelah pada tahun sebelumnya perseroan masih mencatatkan kerugian sebesar Rp290,63 miliar.
Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan yang meningkat 26,34% menjadi Rp940,88 miliar. Pertumbuhan terjadi di seluruh segmen bisnis, mulai dari obat bebas (OTC), obat generik berlogo (OGB), hingga segmen ethical yang mencatatkan kenaikan signifikan.
Dari sisi operasional, perseroan berhasil meningkatkan efisiensi dengan menekan beban pokok penjualan (COGS) sebesar 5,41% menjadi Rp448,37 miliar. Beban usaha juga turun 14,64% menjadi Rp406,43 miliar, sehingga memperkuat margin dan mendorong profitabilitas.
Manajemen menyebutkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun. Perbaikan fundamental bisnis turut mendukung peningkatan kinerja di seluruh lini usaha.
Di sisi neraca, Phapros juga menunjukkan perbaikan signifikan. Total liabilitas turun menjadi Rp959,70 miliar, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp427,47 miliar. Posisi kas akhir tahun tercatat sebesar Rp120,98 miliar, naik 31,49% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain efisiensi, inovasi produk menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perseroan. Dengan strategi yang semakin solid, Phapros optimistis dapat mempertahankan tren kinerja positif dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.












