StockReview.id – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,25 triliun. Angka ini meningkat 11,94% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,01 triliun, meskipun pendapatan perseroan mengalami penurunan.
Pendapatan bersih INTP tercatat sebesar Rp17,73 triliun, turun dari Rp18,55 triliun pada periode sebelumnya. Meski demikian, perseroan mampu menjaga profitabilitas melalui efisiensi biaya operasional dan pengelolaan keuangan yang lebih optimal.
Beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp11,96 triliun dari sebelumnya Rp12,48 triliun. Sementara itu, laba kotor tercatat sebesar Rp5,77 triliun, sedikit menurun dibandingkan Rp6,06 triliun pada tahun sebelumnya.
Dari sisi lain, kinerja laba didorong oleh adanya keuntungan dari divestasi dan pengukuran kembali investasi pada entitas asosiasi sebesar Rp669,97 miliar. Selain itu, pendapatan keuangan juga meningkat signifikan menjadi Rp207,31 miliar.
Efisiensi juga terlihat pada penurunan beban usaha menjadi Rp3,68 triliun serta biaya keuangan yang turun menjadi Rp172,53 miliar. Hal ini turut menopang peningkatan laba bersih di tengah tekanan pendapatan.
Di sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp31,72 triliun, dengan ekuitas sebesar Rp23,2 triliun. Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp8,52 triliun.
Kinerja ini menunjukkan ketahanan bisnis INTP di tengah tantangan industri semen, dengan fokus pada efisiensi dan optimalisasi sumber pendapatan non-operasional sebagai penopang laba.












