StockReview.id – PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan lonjakan laba bersih yang signifikan. Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp634,94 miliar, tumbuh 18,81% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan ini diikuti oleh peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 13,94% menjadi Rp530,81 miliar. Meski demikian, JATI mampu meningkatkan laba kotor secara signifikan sebesar 51,82% menjadi Rp104,12 miliar.
Dari sisi operasional, laba usaha melonjak tajam 258,40% menjadi Rp28,06 miliar dari Rp7,83 miliar pada tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan efisiensi operasional serta strategi bisnis yang berjalan efektif.
Laba sebelum pajak juga meningkat 284,38% menjadi Rp27,32 miliar. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 310,26% menjadi Rp20,80 miliar dari Rp5,07 miliar pada periode sebelumnya.
Peningkatan kinerja ini turut mendorong laba per saham (EPS) naik menjadi Rp6,38 dari Rp1,56. Hal ini menjadi sinyal positif bagi investor terhadap pertumbuhan perusahaan.
Dari sisi neraca, total aset meningkat 30,75% menjadi Rp412,83 miliar. Liabilitas naik menjadi Rp224,14 miliar, sementara ekuitas tumbuh menjadi Rp188,68 miliar, menunjukkan penguatan struktur keuangan perseroan.
Di pasar saham, kinerja positif ini direspons dengan kenaikan harga saham JATI sebesar 0,97% ke level Rp104 pada perdagangan terbaru.
Dengan kinerja yang terus membaik, JATI menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat di sektor teknologi informasi ke depan.











