StockReview.id – Emiten farmasi Pyridam Farma (PYFA) resmi mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi right issue sebanyak 5,7 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Persetujuan tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 22 April 2026, dengan tingkat persetujuan mencapai 99,99 persen atau setara 7,86 miliar suara. Sementara tingkat kehadiran pemegang saham dalam rapat tercatat sebesar 70,04 persen.
Dalam aksi ini, perseroan juga berencana menerbitkan waran maksimal 35 persen dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh saat pernyataan pendaftaran diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Manajemen menyatakan, seluruh dana hasil right issue setelah dikurangi biaya akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha. Fokus penggunaan dana mencakup akuisisi, penguatan struktur permodalan, modal kerja, belanja modal, serta kebutuhan pendanaan lainnya yang berkaitan dengan operasional dan pengembangan bisnis.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi keuangan perseroan dalam jangka panjang. Selain itu, tambahan modal tersebut diyakini akan meningkatkan kapasitas operasional, memperluas peluang investasi, serta mendorong daya saing perusahaan di industri farmasi.
Dengan strategi tersebut, Pyridam Farma optimistis dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham sekaligus memperkuat posisi bisnis di tengah persaingan industri.












