StockReview.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mampu mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun lalu. Emiten energi tersebut membukukan kenaikan laba bersih hingga 7% secara tahunan.
Dikutip dari laporan keuangan, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk mencapai USD326,2 juta pada 2022. Sementara itu pada tahun sebelumnya mencapai USD303,82 juta.
Kenaikan laba bersih sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,5% secara tahunan menjadi USD3,6 miliar dari USD3,03 miliar pada 2021.
Direktur Utama PGAS M. Haryo Yunianto, dalam siaran pers dikutip Selasa (18/4/2023), mengatakan PGN berhasil melanjutkan kinerja positif 2022, dengan kinerja volume niaga gas periode Januari sampai Desember 2022 mencapai 896 billion british thermal unit per day (BBTUD).
Adapun volume transmisi tahun 2022 sebesar 1.190 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).
menjadi 28.870 Barrels of oil equivalent per day (BOEPD) dari 24.086 BOEPD, yang disertai adanya kenaikan Indonesian crude price (ICP) yang tinggi.
Segmen transportasi minyak juga menunjukkan kenaikan kinerja yang signifikan, yakni mencapai 38.471 BOEPD dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 9.706 BOEPD.
Untuk kinerja LPG processing mencapai sebesar 134 ton per hari, meningkat signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar 92,7 ton per hari.
PGAS terus meningkatkan akuisisi pelanggan baru dan menangkap peluang sinergi yang terlihat dari peningkatan infrastruktur pipa jaringan gas bumi naik 6,94% atau 748 km menjadi 11.524 km pada 2022 dan total pelanggan PGAS yang mencapai 838.953 pelanggan.