StockReview.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan laba bersih mencapai USD90,45 juta, melonjak 45,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD62,02 juta.
Seiring peningkatan laba, laba per saham dasar dan dilusian turut naik menjadi USD0,0037 dari sebelumnya USD0,0026. Kinerja ini menunjukkan efektivitas strategi efisiensi yang dijalankan perseroan.
Di sisi pendapatan, PGAS membukukan USD929,56 juta atau turun 3,82% secara tahunan. Namun, penurunan tersebut diimbangi oleh efisiensi beban pokok pendapatan yang turun menjadi USD771,59 juta dari sebelumnya USD825,95 juta.
Hal ini mendorong laba kotor meningkat menjadi USD157,96 juta dari USD140,61 juta. Selain itu, laba operasi juga naik menjadi USD117,64 juta dibandingkan USD105,87 juta pada periode sebelumnya.
Kontribusi positif juga datang dari bagian laba ventura bersama yang meningkat menjadi USD22,49 juta. Sementara itu, beban keuangan berhasil ditekan menjadi USD13,69 juta dari USD18,43 juta, serta rugi selisih kurs turun signifikan menjadi USD1,62 juta dari USD20,05 juta.
Secara keseluruhan, laba periode berjalan tercatat USD121,84 juta, meningkat dari USD90,19 juta pada tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, ekuitas perseroan naik menjadi USD3,73 miliar, sementara liabilitas turun menjadi USD2,47 miliar. Total aset tercatat sebesar USD6,2 miliar.
Kinerja ini mencerminkan kemampuan PGAS dalam menjaga profitabilitas melalui efisiensi biaya dan pengelolaan keuangan yang lebih optimal di tengah tekanan pendapatan.












