Market

CBRE Rencanakan Right Issue 12,7 Miliar Saham Baru

×

CBRE Rencanakan Right Issue 12,7 Miliar Saham Baru

Sebarkan artikel ini

CBRE siapkan right issue hingga 12,7 miliar saham untuk pelunasan utang, capex, dan modal kerja guna ekspansi bisnis.

MNC Sekuritas Lepas 584,47 Juta Saham MNC Land Secara Senyap
Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) berencana melaksanakan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha.

Dalam keterbukaan informasi, Corporate Secretary CBRE, Amanda Octania, menyampaikan bahwa perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,7 miliar saham baru dalam rights issue tersebut.

Pelaksanaan aksi ini akan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, di mana periode cum-rights dijadwalkan pada 26 Mei 2026. Sementara itu, periode pelaksanaan HMETD berlangsung pada 4 hingga 10 Juni 2026.

Dana hasil rights issue akan difokuskan untuk beberapa kebutuhan utama. Sebagian besar dana, sekitar Rp924 miliar, akan digunakan untuk pelunasan kewajiban utang kepada pihak ketiga maupun pemegang promissory note yang akan dikonversi menjadi modal disetor.

Selain itu, perseroan juga mengalokasikan sekitar Rp150 miliar untuk belanja modal, khususnya pembelian kapal jenis Anchor Handling Tug Supply (AHTS) guna mendukung operasional dan ekspansi bisnis. Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

Manajemen menegaskan bahwa jumlah saham yang diterbitkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendanaan serta kondisi pasar, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. Perseroan juga berkomitmen untuk menyampaikan setiap perkembangan kepada publik, termasuk kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Terkait pembeli siaga (standby buyer), CBRE menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut, termasuk pihak yang memiliki kesiapan pendanaan untuk menyerap sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang hak.

Sebelumnya, rencana aksi ini telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Desember 2025.

Melalui rights issue ini, CBRE berharap dapat memperkuat struktur keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.