Pelemahan market, khususnya market yang di Eropa, pertama yang penting adalah pencarian pasar baru ekspor, kita akan membuka akses dan akan mencoba membuka pasar di Amerika Latin, Amerika Selatan, Afrika, dan negara-negara Timur Tengah dan Asia.

StockReview.id – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut permintaan ekspor ke negara Eropa mulai menurun. Itu terjadi akibat pelemahan pertumbuhan ekonomi global. Pemerintah akan melakukan beberapa antisipasi dalam menghadapi hal tersebut. Salah satunya adalah mencari pasar baru yang Pertumbuhan Ekonominya masih positif.

“Ini banyak kaitan dengan pelemahan market, khususnya market yang di Eropa, pertama yang penting adalah pencarian pasar baru ekspor, kita akan membuka akses dan akan mencoba membuka pasar di Amerika Latin, Amerika Selatan, Afrika, dan negara-negara Timur Tengah dan Asia,” ujar Menperin dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal III, Senin (7/11/2022).

Menperin menyebut permintaan ekspor ke negara Eropa mulai menurun. Itu terjadi akibat pelemahan pertumbuhan ekonomi global.

Selain itu langkah mitigasi selanjutnya adalah dengan peningkatan penguasaan pasar dalam negeri. Caranya dengan mendorong promosi dan kerja sama lintas sektoral melalui Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN).

“Sehingga produksi dalam negeri ini bisa semakin tumbuh, karena itu akan membawa tumbuh industri itu sendiri, ini nanti kita bisa lihat dengan berbagai instrumen, seperti bea masuk ditanggung pemerintah, bahan baku untuk industri itu bisa ada realisasi dari segi fiskal, dan juga lartas (Barang larangan dan/atau pembatasan),” kata Agus Gumiwang Kartasasmita.