Ekonomi Bisnis

PLN Percepat Energi Bersih Reduksi Emisi Capai 51 Juta Ton

×

PLN Percepat Energi Bersih Reduksi Emisi Capai 51 Juta Ton

Sebarkan artikel ini

PLN berhasil menekan emisi hingga 51,1 juta ton CO2 dan mempercepat pengembangan energi bersih menuju net zero.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – PT PLN (Persero) terus mempercepat transformasi energi bersih dengan mencatatkan penurunan emisi karbon hingga 51,1 juta ton CO2 sepanjang periode 2021 hingga 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban, tetapi telah menjadi bagian dari kepemimpinan dalam transisi energi nasional.

Seiring dengan itu, PLN juga terus mengembangkan kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT) yang hingga 2025 telah mencapai sekitar 9,4 gigawatt (GW). Selain itu, pembangkit berbasis gas sebagai energi transisi turut berkontribusi dengan produksi sebesar 33,7 terawatt hour (TWh).

Salah satu inovasi strategis PLN adalah pengembangan green hydrogen. Sejak 2023, perusahaan telah mengoperasikan fasilitas Green Hydrogen Plant (GHP) di Muara Karang dan memperluasnya ke berbagai wilayah, termasuk berbasis panas bumi di Kamojang.

Hingga kini, pengembangan hidrogen hijau telah menjangkau 22 lokasi di Indonesia dengan total kapasitas mencapai 203 ton per tahun. Teknologi ini berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan untuk pembangkit listrik, transportasi, hingga sektor industri.

Selain fokus pada lingkungan, PLN juga mendorong dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal. Komitmen tersebut turut diapresiasi melalui berbagai penghargaan, termasuk PROPER Emas dan Hijau sepanjang 2025.

Ke depan, PLN akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi global untuk memastikan penyediaan listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.