StockReview.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) kembali menawarkan obligasi senilai Rp175 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9% sebagai bagian dari Obligasi Berkelanjutan I yang menargetkan total dana hingga Rp800 miliar.
Sebelumnya, perseroan telah merealisasikan penerbitan obligasi tahap I dan II dengan total nilai Rp625 miliar. Pada tahap III ini, obligasi yang ditawarkan memiliki tenor selama 7 tahun dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2033.
Pembayaran bunga akan dilakukan setiap tiga bulan sekali, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 13 Agustus 2026. Sementara itu, pelunasan pokok obligasi akan dilakukan secara penuh saat jatuh tempo.
Manajemen menyampaikan bahwa seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja. Penggunaan dana tersebut mencakup berbagai kebutuhan operasional seperti pembayaran gaji, sewa kantor, perawatan dan perbaikan fasilitas, serta keperluan umum perusahaan.
Adapun jadwal penerbitan obligasi ini dimulai dengan masa penawaran umum pada 4–7 Mei 2026, diikuti penjatahan pada 11 Mei 2026. Pembayaran dari investor akan dilakukan pada 12 Mei 2026, sementara distribusi obligasi secara elektronik serta pengembalian dana pesanan dijadwalkan pada 13 Mei 2026.
Selanjutnya, obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 Mei 2026, sehingga dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pendanaan TOBA untuk menjaga likuiditas dan mendukung operasional bisnis di tengah dinamika sektor energi dan investasi.












