StockReview.id – Emiten berbasis kelapa sawit PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) mencatatkan kinerja keuangan yang cukup solid pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan laba bersih yang positif, meski pendapatan mengalami sedikit penurunan.
Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp45,97 miliar, meningkat 11,5 persen dibandingkan Rp41,21 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini turut mendorong laba per saham (EPS) menjadi Rp14,71 per saham dari sebelumnya Rp13,19 per saham.
Peningkatan laba tersebut didorong oleh efisiensi biaya yang berhasil dilakukan perusahaan. Beban pokok penjualan tercatat turun menjadi Rp2,81 triliun dari Rp2,90 triliun pada kuartal I-2025. Kondisi ini menghasilkan laba bruto sebesar Rp559,30 miliar, tumbuh 13,9 persen secara tahunan dari Rp490,81 miliar.
Di sisi pendapatan, CBUT mencatatkan nilai sebesar Rp3,37 triliun, turun tipis 0,5 persen dibandingkan Rp3,39 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Struktur pendapatan perseroan masih didominasi oleh transaksi dengan pihak berelasi yang memiliki kontribusi signifikan.
Secara rinci, transaksi dengan pihak berelasi antara lain berasal dari PT Sawit Mandiri Lestari sebesar Rp565,21 miliar atau sekitar 22 persen dari total, serta PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk sebesar Rp349,56 miliar atau 13 persen dari total pembelian neto.
Dari sisi neraca, hingga 31 Maret 2026 total aset perseroan tercatat sebesar Rp4,03 triliun, sedikit menurun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp4,11 triliun. Namun, posisi kas mengalami peningkatan menjadi Rp342,31 miliar dari sebelumnya Rp284,83 miliar.
Total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp2,87 triliun dari Rp3,00 triliun pada akhir 2025, dengan liabilitas jangka pendek mendominasi sebesar Rp2,17 triliun. Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi Rp1,16 triliun dari Rp1,11 triliun.
Kinerja positif ini mencerminkan kemampuan CBUT dalam menjaga profitabilitas melalui efisiensi operasional, di tengah fluktuasi harga komoditas kelapa sawit baik di pasar domestik maupun global.












