StockReview.id – Penjualan Bitcoin oleh pemerintah Jerman telah menciptakan kepanikan di antara para trader kripto. Namun, CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, menyatakan bahwa penjualan ini memiliki peran kecil terhadap penurunan pasar kripto saat ini.

Dalam sebuah postingan di X pada 6 Juli, Young Ju menjelaskan bahwa US$224 miliar telah mengalir ke pasar Bitcoin sejak 2023. Sebagai perbandingan, Bitcoin yang disita dan dijual oleh pemerintah hanya bernilai sekitar US$9 miliar. Menurutnya, angka tersebut hanya mencakup sekitar 4% dari total kapitalisasi realisasi Bitcoin selama periode ini.

Kapitalisasi realisasi adalah metrik yang mengukur total modal yang telah masuk ke pasar berdasarkan harga ketika setiap koin terakhir kali berpindah tangan. Berbeda dengan kapitalisasi pasar tradisional yang mengalikan harga saat ini dengan total jumlah koin yang beredar, kapitalisasi realisasi lebih mencerminkan nilai sebenarnya dari transaksi yang telah terjadi di jaringan.

Young Ju mengatakan bahwa kapitalisasi realisasi juga mencerminkan total nilai perdagangan di jaringan, yang sering digambarkan sebagai “kuburan para korban exit liquidity“. Ini mencerminkan modal yang terakumulasi seiring dengan realisasi keuntungan dan eksekusi perdagangan.

Kapitalisasi realisasi yang lebih tinggi menunjukkan dukungan fundamental yang lebih kuat untuk harga aset, terutama di pasar spekulatif seperti Bitcoin.

“Jangan biarkan penjualan oleh pemerintah menyebabkan ketakutan (FUD) dan merusak perdagangan Anda,” kata Young Ju.

FUD sendiri adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, dan Doubt yang berarti ketakutan, ketidakpastian, dan kekhawatiran. Umumnya istilah ini akan dikaitkan dengan persepsi menggiring opini akibat umumnya kosa kata FUD keluar saat ada yang menyebar sentimen negatif.