Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – Perusahaan yang berbasis di Tokyo, Metaplanet, kembali menambah muatan Bitcoin dalam portofolionya. Metaplanet dilaporkan membeli 42 Bitcoin atau setara dengan US$2,4 juta ketika harga BTC tengah koreksi ke level US$55.000-54.000.

Akuisisi terbaru tersebut menjadikan total kepemilikan Bitcoin perusahaan menjadi 203 BTC, menurut pernyataan resmi perusahaan (8/7/2024).

Akuisisi besar-besaran yang dilakukan perusahaan ini terjadi pada saat pertumbuhan PDB Jepang sedang mengalami kesulitan, dengan pertumbuhan tahunan hanya sebesar 0,2% pada kuartal pertama 2024 dan Inflasi masih di bawah target 2% yang ditetapkan oleh Bank of Japan.

Nilai tukar yen pun terus menurun menjadi 160,96 terhadap dolar AS dan 173,81 terhadap euro per 8 Juli 2024. Ini mewakili level terlemah yen terhadap dolar sejak 1986 dan nilai terendah yang pernah tercatat terhadap euro.

Negeri sakura itu menghadapi stagnasi ekonomi yang berkepanjangan, populasi yang menua, dan menyusutnya angkatan kerja, yang semakin memperburuk kesulitan keuangan Jepang.

Harga Saham Metaplanet Naik

Setelah pembelian Bitcoin Metaplanet dipublikasikan, harga saham Metaplanet naik 1,2% di awal sesi perdagangan Asia, menjadi sekitar US$0,50. Lonjakan ini menggarisbawahi meningkatnya pengakuan terhadap kripto sebagai tambahan berharga untuk portofolio investasi perusahaan.

Metaplanet telah memperkuat posisinya di dunia kripto dengan memperkenalkan anak perusahaan baru di Kepulauan Virgin Britania Raya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi keuangan jangka panjang untuk meningkatkan portofolio investasi kripto.

Dylan LeClair, Direktur Strategi Bitcoin Metaplanet, menyoroti lingkungan Jepang yang mendukung adopsi Bitcoin sebagai faktor kunci yang mendorong strategi perusahaan. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan Sora Ventures, Mark Yusko dari Morgan Creek Capital, dan investor kripto lainnya untuk berinvestasi di BTC.