Ekonomi BisnisNews

OJK Proyeksi Premi Asuransi 2026 Tumbuh Moderat

×

OJK Proyeksi Premi Asuransi 2026 Tumbuh Moderat

Sebarkan artikel ini

OJK proyeksikan premi asuransi tumbuh 3%-6% pada 2026 seiring konsolidasi industri dan penguatan tata kelola sektor keuangan.

Foto: Ilustrasi.

StockReview.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan pendapatan premi industri asuransi pada 2026 berada di kisaran 3% hingga 6% secara tahunan (YoY).

Proyeksi tersebut mencerminkan kondisi industri yang masih berada dalam fase konsolidasi dan penyesuaian model bisnis pasca reformasi regulasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyebut pertumbuhan premi yang moderat ini menjadi indikasi penguatan tata kelola serta transformasi industri yang sedang berlangsung.

Di sisi lain, OJK memperkirakan pertumbuhan aset industri asuransi pada 2026 akan lebih tinggi, yakni di kisaran 5% hingga 7% secara tahunan.

Untuk mendorong kinerja industri, OJK mengimbau perusahaan asuransi agar terus berinovasi dalam pengembangan produk, memperluas kanal distribusi baik digital maupun keagenan, serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap asuransi.

Berdasarkan data OJK, pendapatan premi asuransi komersial sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp331,72 triliun atau mengalami kontraksi 1,46% secara tahunan.

Secara rinci, premi asuransi jiwa mencatat penurunan 3,81% menjadi Rp180,98 triliun. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi masih tumbuh 1,51% menjadi Rp150,74 triliun.

Meski demikian, total aset industri asuransi komersial menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 7,42% YoY menjadi Rp981,05 triliun pada 2025.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan premi masih terbatas, fundamental industri asuransi tetap terjaga dan memiliki potensi untuk berkembang ke depan.